personalweb

Friday, April 30, 2010

STRATEGI MANAJEMEN KONFLIK

February 2nd, 2008 by aa-teguh

Konflik selalu timbul di tempat kerja, dan itu tidak bisa dihindarkan. Namun pemimpin harus mengelolanya secara luwes agar irama kerja sehari-hari tidak terganggu.
Sebagai pemimpin ada berbagai strategi manajemen konflik, yaitu:

Teknik 1: Ajak orang-orang yang sedang konflik pada tujuan yang lebih tinggi. Contoh, bagian anda terlibat konflik dalam menentukan kuota penjualan. Bagian keuangan menuntut penjualan setinggi-tingginya, sedangkan bagian anda menuntut dukungan biaya promosi besar-besaran. Begitu orang-orang itu kita ajak bicara pada tataran corporate, untuk tujuan yang lebih besar, mereka akan cenderung untuk berpikir lebih jernih.

Teknik 2: Memperluas sumber daya yang ada. Konflik bisa terjadi karena sumber daya yang langka yang dibutuhkan banyak orang. Contoh, hanya ada satu saluran telpon untuk dua bagian. Ketika mereka akan menggunakannya, mereka saling berebut. Cara manajemen konfliknya? Ya, tambah saja pesawat telponnya. Ini adalah contoh yang sangat menggampangkan, namun saya harapkan anda menangkap gagasannya.

Teknik 3: Penghindaran. Ini yang sering dilakukan oleh orang pada umumnya. Daripada ribut dan konflik terus dengan tetangganya, orang itu kemudian menghindar dan berusaha untuk tidak bertatapan dengan tetangganya itu. Ini memang bukan cara manajemen konflik yang efektif, namun kadang, dengan penghindaran ini, pihak yang ingin konflik akan berkurang ‘semangat’ untuk konfliknya.

Teknik 4: Mencari titik temu. Ketika anda sebagai pemimpin dan menemui orang yang konflik, anda dapat memakai teknik ini. Teknik ini berusaha mencari persamaan yang ada antara pihak yang terlibat konflik, sekaligus juga diperkecil perbedaan yang ada. Contoh ada konflik antara bagian pemasaran dan produksi. Daripada berdebat perbedaan fungsi kedua bagian itu, manajemen konflik dapat mencari persamaan kedua bagian itu. Misalnya, mereka sama-sama fungsi yang sangat penting dalam perusahaan, karena tanpa keduanya, perusahaan tidak akan bisa hidup…

Teknik 5: Kompromi. Ketika anda melakukan kompromi terhadap pihak yang terlibat konflik, mungkin masing-masing pihak tidak merasa puas terhadap keputusan itu. Namun manajemen konflik ini efektif jika topik/barang yang dikonflikkan bisa dibagi dua secara adil.

Teknik 6: Pakai Power. Ini adalah cara paling kuno untuk manajemen konflik. Ketika orang yang konflik tidak mau menyudahi konfliknya, sebagai pemimpin anda gunakan kekuasaan anda untuk menyudahi konflik itu. Walau mereka tidak puas, namun karena mereka adalah bawahan anda, mau tidak mau mereka harus patuh kepada anda.

Teknik 7: Mengubah sifat-sifat orang yang konflik. Mengubah sifat orang sangatlah sukar. Namun, ini adalah manajemen konflik yang efektif untuk jangka panjang. Contoh, di kantor anda dijumpai karyawan yang sering bertengkar dengan karyawan lainnya. Sebagai pemimpinnya, anda ajak pelan-pelan karyawan itu untuk mengubah perilakunya. Dengan sabar anda bimbing karyawan itu, dan akhirnya, ia mampu menjadi karyawan yang baik. Ketika karyawan itu sudah berubah sikapnya, konflik yang sering terjadi di bagian anda akan sangat berkurang.

Teknik 8: Ubah strukturnya. Agar bagian promosi dan bagian produksi tidak saling menyalahkan, ubahlah strukturnya. Contoh, bagian pemasaran mengeluhkan betapa sulitnya mereka menjual karena produknya desainnya jelek, dan kualitasnya meragukan. Keluhan itu ditanggapi oleh bagian produksi dengan cara mereka membuat produk begitu karena memang tidak ada masukan dari bagian pemasaran. Sedang produk yang buruk, mereka mengeluh karena terjadi pemotongan anggaran produksi besar-besaran dari bagian keuangan. Agar mereka tidak saling konflik, gabung saja dua bagian itu dibawah satu departemen. Sekali lagi contoh manajemen konflik yang saya tulis ini hanya untuk menggampangkan, dan bukannya ‘resep’ yang harus diikuti secara membabi buta.

Teknik 9: Ciptakan musuh bersama. Agar mereka tidak sering saling konflik, ciptakan saja musuh bersama. Musuh ini dapat berupa pesaing agresif yang harus dihadapi dengan bersatu, dan bukannya terpecah belah seperti sekarang ini. Musuh ‘ciptaan’ dapat pula berupa ‘kunjungan’ pimpinan puncak ke bagian itu, yang ‘terpaksa’ mereka harus bersatu padu untuk bersama-sama ‘menyambut’ pimpinan itu.
Bagaimana ???? , cukup membantu uraian tadi?

Bounded Rationality

We are, to some extent, rational beings in that we will try to logically understand things and make sensible choices.

However, the world is large and complex, and we do not have the capacity to understand everything. We also have a limited time in which to make decisions. We are also limited by the schemas we have and other decisional limitations.

As a result, our decisions are not fully thought through and we can only be rational within limits such as time and cognitive capability. Herbert Simon indicated that there were thus two major causes of bounded rationality:

  • Limitations of the human mind
  • The structure within which the mind operates

This impacts decision models that assume us to be fully rational. For example when calculating expected utility, you may be surprised to find that people do not make the best choices.

Example

I choose a new hi-fi system based on reading a few magazines and listening to several friends. When the sales person offers me a better bargain, I still turn it down.

So what?

Using it

Either play within the bounds of rationality by giving the other person few choices and limited criteria, or break their existing bounds by showing how these are ineffective (then help them set up cognitive camp elsewhere).

Defending

When you make a decision, pause to reflect whether what seems rational is adequate. As necessary, test your decision with other people. Do not be hurried into a decision by others.

Perbandingan ICC A,B,C pada polis Marine Cargo

ICC “A”
Risk Covered:
lRisk Clause; menjamin semua risiko kecuali yang dikecualikan dlm Exclusion
l
l
lGA Clause; menjamin General Average dan Salvage Charges
lBoth to Blame Collission Clause; menjamin bagian tanggung jawab hukum dari tabrakan kapal
ICC “B”
Risk Covered:
lRisk Clause; menjamin
l
lGA Clause; = ICC A
lBoth to Blame Collission Clause; = ICC A
ICC “C”
Risk Covered:
lRisk Clause; menjamin
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
lGA Clause; = ICC A
lBoth to Blame Collission Clause; = ICC A

DASAR HUKUM PENERBITAN SURETY BOND


KEPPRES nomor : 14A tahun 1980

Dimana didalam Keppres disebutkan bahwa Bank dan Lembaga Keuangan yang dapat menerbitkan jaminan akan diatur oleh Departemen terkait, sehingga ada sebanyak 6 (enam) Surat Keputusan Menteri Keuangan yang menindak lanjuti Keppres tersebut yang menunjuk Bank yang boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Bank Garansi dan Lembaga Keuangan Non Bank yang boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Surety Bond.

KEPPRES nomor : 29 tahun 1984

Sama dengan Keppres sebelumnya dimana didalam Keppres disebutkan bahwa Bank dan Lembaga Keuangan yang dapat menerbitkan jaminan akan diatur oleh Departemen terkait, sehingga ada sebanyak 6 (enam) Surat Keputusan Menteri Keuangan yang menindak lanjuti Keppres tersebut yang menunjuk Bank yang boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Bank Garansi dan Lembaga Keuangan Non Bank yang boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Surety Bond.

KEPPRES nomor : 16 tahun 1994

Berbeda dengan 2 (dua) Keppres sebelumnya dimana didalam Keppres tidak ada lagi Surat Keputusan Menteri Keuangan yang menindak lanjuti Keppres karena dalam Keppres ini disebutkan bahwa semua Bank Umum boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Bank Garansi dan Semua Perusahaan Asuransi Umum boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Surety Bond.

KEPPRES nomor : 08 tahun 1997

Sama dengan Keppres nomor: 16 tahun 1994, maka didalam Keppres ini tidak ada lagi Surat Keputusan Menteri Keuangan yang menindak lanjuti Keppres karena dalam Keppres ini disebutkan bahwa semua Bank Umum boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Bank Garansi dan Semua Perusahaan Asuransi Umum boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Surety Bond.

KEPPRES nomor : 06 tahun 1999

Sama dengan Keppres nomor: 08 tahun 1997, maka didalam Keppres ini tidak ada lagi Surat Keputusan Menteri Keuangan yang menindak lanjuti Keppres karena dalam Keppres ini disebutkan bahwa semua Bank Umum boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Bank Garansi dan Semua Perusahaan Asuransi Umum boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Surety Bond.

KEPPRES nomor : 18 tahun 2000

Sama dengan Keppres nomor: 06 tahun 1999, maka didalam Keppres ini tidak ada lagi Surat Keputusan Menteri Keuangan yang menindak lanjuti Keppres karena dalam Keppres ini disebutkan bahwa semua Bank Umum boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Bank Garansi dan Semua Perusahaan Asuransi Umum boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Surety Bond.

Didalam Keppres ini di petunjuk teknis (juknis) yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan dan BAPPENAS dikeluarkan ketentuan yang berbeda dengan Keppres sebelumnya

Ketentuan tersebut mengatur:

* Perusahaan Asuransi yang akan menjalankan Surety Bond harus ada Back Up Reasuransi dari Luar Negeri.

* Dalam tender tidak diberlakukan lagi bahwa penawar harus dalam koridor OE.

* Pengusaha jasa konstruksi/pemborong harus mempunyai uang sebagai modal kerja yang ada di Bank sebesar 10% harga penawaran yang diajukan, sedangkan untuk jenis supplier diwajibkan sebesar 5% harga penawaran.

KEPPRES nomor : 80 tahun 2003

Sama dengan Keppres nomor: 18 tahun 2000, karena dalam Keppres ini disebutkan bahwa semua Bank Umum boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Bank Garansi dan Semua Perusahaan Asuransi Umum boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Surety Bond.

Tetapi ada perbedaan yang sangat penting dan mendasar adalah untuk perusahaan asuransi kerugian yang boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Surety Bond diatur oleh Biro Perasuransian Departemen Keuangan R.I.

Sehingga Jumlah penerbit jaminan: semua Bank Umum dan 32 Perusahaan Asuransi Umum.

PERPRES nomor : 61 tahun 2004 (Perubahan I Keppres No:80/2003)

Sama dengan Keppres 80 tahun 2003 tapi perubahannya hanya pada jumlah Perusahaan Asuransi Umum yang boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Surety Bond yang berubah menjadi 37 Perusahaan Asuransi Kerugian dan semua Bank Umum

PERPRES nomor : 32 tahun 2005 (Perubahan II Keppres No:80/2003)

Sama dengan Keppres 80 tahun 2003 tapi perubahannya hanya pada jumlah Perusahaan Asuransi Umum yang boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Surety Bond yang berubah menjadi 37 Perusahaan Asuransi Kerugian dan semua Bank Umum

PERPRES nomor : 70 tahun 2005 (Perubahan III Keppres No:80/2003)

Sama dengan Keppres 80 tahun 2003 tapi perubahannya hanya pada jumlah Perusahaan Asuransi Umum yang boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Surety Bond yang berubah menjadi 39 Perusahaan Asuransi Kerugian dan semua Bank Umum

PERPRES NOMOR : 8 tahun 2006 (Perubahan IV Keppres No:80/2003)

Sama dengan Keppres 80 tahun 2003 tapi perubahannya hanya pada jumlah Perusahaan Asuransi Umum yang boleh menerbitkan jaminan dalam bentuk Surety Bond yang berubah menjadi 45 Perusahaan Asuransi Kerugian dan semua Bank Umum

Aliran2 seni rupa

SUREALISME

Istilah bahasa Inggris “surrealism” merupakan dari kata bahasa Prancis “surréalisme”. Padanan yang tepat untuk kata bahasa Prancis itu seharusnya “superrealism” (realisme super). Karya ini memiliki unsur kejutan, barang tak terduga yang ditempatkan berdekatan satu sama lain tanpa alasan yang jelas. Banyak seniman dan penulis surealis yang memandang karya mereka sebagai ungkapan gerakan filosofis yang pertama dan paling maju. Tak lama kemudian, banyak seniman visual yang bergabung seperti Giorgio de Chirico, Salvador Dalí, Enrico Donati, Alberto Giacometti, Valentine Hugo, Méret Oppenheim, Toyen, Grégoire Michonze, dan Luis Buñuel.

http://www.salvadordalimuseum.org/

KUBISME

Kubisme adalah sebuah gerakan modern seni rupa pada awal abad ke-20 yang dipelopori oleh Picasso dan Braque. Prinsip dasar yang umum pada kubisme yaitu menggambarkan bentuk objek dengan cara memotong, distorsi, overlap, penyederhanaan, transparansi, deformasi, menyusun dan aneka tampak. Gerakan ini dimulai pada media lukisan dan patung melalui pendekatannya masing-masing.

Bentuk karyanya menggunakan bentuk geometri (segitiga, segiempat, kerucut, kubus, lingkaran). Seniman kubisme sering menggunakan teknik kolase, misalnya menempelkan potongan kertas surat kabar, gambar poster.

Gaya kubisme inilah yang mengejutkan dunia seni, karena mengubah persepsi orang akan suatu keindahan seni. Kalau sebelumnya lukisan wanita mudah dikenali wajah modelnya, oleh Picasso dibuat drastis sehingga bentuk lukisannya sulit dikenali lagi, seperti yang ia tuangkan lewat karya Demoiselles d'Avignon. Ia sebelumnya telah mempelajari karya pematung Iberia dan patung-patung Afrika lainnya (patung primitif) yang biasanya berbentuk melengkung dan tidak proporsional yang menjadi ilham dari karya seninya.

http://www.kajian-budaya.co.cc/kliping/aliran-lukis-kubisme-95 dan wikipedia

Romantisme

Merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Pemandangan alam adalah objek yang sering diambil sebagai latar belakang lukisan.

Romantisme dirintis oleh pelukis-pelukis pada zaman penjajahan Belanda dan ditularkan kepada pelukis pribumi untuk tujuan koleksi dan galeri di zaman kolonial. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Raden Saleh.

www.raden-saleh.org/penangkapandiponegoro.html


Ekspressionisme

Ekspressionisme adalah kecenderungan seorang seniman untuk mendistorsi kenyataan dengan efek-efek emosional. Ekspresionisme bisa ditemukan di dalam karya lukisan, sastra, film, arsitektur, dan musik. Istilah emosi ini biasanya lebih menuju kepada jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia.

Maestro Seni Lukis Indonesia dalam aliran ekspresionisme ada affandi. Semasa hidupnya, ia telah menghasilkan lebih dari 2.000 karya lukis. Karya-karyanya yang dipamerkan ke berbagai negara di dunia, baik di Asia, Eropa, Amerika maupun Australia selalu memukau pecinta seni lukis dunia. Dalam mengerjakan lukisannya, lebih sering menumpahkan langsung cairan cat dari tube-nya kemudian menyapu cat itu dengan jari-jarinya, bermain dan mengolah warna untuk mengekspresikan apa yang ia lihat dan rasakan tentang sesuatu.

http://prakasa-arya.blogspot.com/2009/04/affandi-sang-maestro-ekspresionisme.html

Impresionisme

Impresionisme adalah suatu gerakan seni dari abad 19 yang dimulai dari Parispada tahun 1860an. Nama ini awalnya dikutip dari lukisan Claude Monet,"Impression, Sunrise" ("Impression, soleil levant"). Kritikus Louis Leroymenggunakan kata ini sebagai sindiran dalam artikelnya di Le Charivari.

Karakteristik utama lukisan impresionisme adalah kuatnya goresan kuas, warna-warna cerah (bahkan banyak sekali pelukis impresionis yang mengharamkan warna hitam karena dianggap bukan bagian dari cahaya), komposisi terbuka, penekanan pada kualitas pencahayaan, subjek-subjek lukisan yang tidak terlalu menonjol, dan sudut pandang yang tidak biasa.

http://wapedia.mobi/id/Impression,_Sunrise

Fauvisme

Fauvisme adalah suatu aliran dalam seni lukis yang berumur cukup pendek menjelang dimulainya era seni rupa modern.

Nama fauvisme berasal dari kata sindiran "fauve" (binatang liar) oleh Louis Vauxcelles saat mengomentari pameran Salon d'Automne dalam artikelnya untuk suplemen Gil Blas edisi 17 Oktober 1905, halaman 2.

Kepopuleran aliran ini dimulai dari Le Havre, Paris, hingga Bordeaux. Kematangan konsepnya dicapai pada tahun 1906.

Segala hal yang berhubungan dengan pengamatan secara objektif dan realistis, seperti yang terjadi dalam lukisan naturalis, digantikan oleh pemahaman secara emosional dan imajinatif. Sebagai hasilnya warna dan konsep ruang akan terasa bernuansa puitis. Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna di lapangan, tetapi mengikuti keinginan pribadi pelukis. Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat. Akibatnya bentuk benda mudah dikenali tanpa harus mempertimbangkan banyak detail.

Pelukis fauvis menyerukan pemberontakan terhadap kemapanan seni lukis yang telah lama terbantu oleh objektivitas ilmu pengetahuan seperti yang terjadi dalam aliran impresionisme, meskipun ilmu-ilmu dari pelukis terdahulu yang mereka tentang tetap dipakai sebagai dasar dalam melukis. Hal ini terutama terjadi pada masa awal populernya aliran ini pada periode 1904 hingga 1907.

Sumber: www.abcgallery.com/M/matisse/matisse25.html, dan wikipedia

Post-Impresionisme


Post-Impresionisme adalah suatu masa yang masih dipengaruhi sisa-sisa impresionisme. Pada awal 1880 pelukis mulai mengeksplorasi sisi lain dari penggunaan warna, pola, bentuk, dan garis yang sedikit berlawanan dari pencapaian impresionisme. Pelukis pada era ini contohnya adalah Vincent Van Gogh , Paul Gauguin , Georges Seurat dan Henri de Toulouse-Lautrec . Camille Pissarro , yang sebelumnya adalah seniman impresionis kemudian mengembangkan gaya pointilisme . Monet meninggalkan kewajiban melukis di luar ruangan. Paul Cézanne , meskipun telah tiga kali terlibat dalam pameran impresionis, kemudian mengembangkan gayanya tersendiri. Karya seluruh seniman ini meskipun tidak lagi menganut aliran impresionisme namun masih mengandung unsur-unsur dasarnya.

Sumber: www.vangoghgallery.com/painting/sunflowerindex.htm dan wikipedia

Realisme

Perupa realis selalu berusaha menampilkan kehidupan sehari-hari dari karakter, suasana, dilema, dan objek, untuk mencapai tujuan Verisimilitude (sangat hidup). Perupa realis cenderung mengabaikan drama-drama teatrikal, subjek-subjek yang tampil dalam ruang yang terlalu luas, dan bentuk-bentuk klasik lainnya yang telah lebih dahulu populer saat itu.

Dalam pengertian lebih luas, usaha realisme akan selalu terjadi setiap kali perupa berusaha mengamati dan meniru bentuk-bentuk di alam secara akurat. Sebagai contoh, pelukis foto di zaman renaisans, Giotto bisa dikategorikan sebagai perupa dengan karya realis, karena karyanya telah dengan lebih baik meniru penampilan fisik dan volume benda lebih baik daripada yang telah diusahakan sejak zaman Gothic.

Kejujuran dalam menampilkan setiap detail objek terlihat pula dari karya-karya Rembrandt yang dikenal sebagai salah satu perupa realis terbaik. Kemudian pada abad 19, sebuah kelompok di Perancis yang dikenal dengan nama Barbizon School memusatkan pengamatan lebih dekat kepada alam, yag kemudian membuka jalan bagi berkembangnya impresionisme. Di Inggris, kelompok Pre-Raphaelite Brotherhoodmenolak idealisme pengikut Raphael yang kemudian membawa kepada pendekatan yang lebih intens terhadap realisme.

Teknik Trompe l'oeil, adalah teknik seni rupa yang secara ekstrim memperlihatkan usaha perupa untuk menghadirkan konsep realisme.

Naturalisme

Naturalisme di dalam seni rupa adalah usaha menampilkan objek realistis dengan penekanan seting alam. Hal ini merupakan pendalaman labih lanjut dari gerakan realisme pada abad 19 sebagai reaksi atas kemapanan romantisme.

Salah satu perupa naturalisme di Amerika adalah William Bliss Baker, yang lukisan pemandangannya dianggap lukisan realis terbaik dari gerakan ini. Salahs atu bagian penting dari gerakan naturalis adalah pandangan Darwinisme mengenai hidup dan kerusakan yang telah ditimbulkan manusia terhadap alam.

Sumber: wikipedia

Abstrak

Seni abstrak adalah salah satu jenis kesenian kontemporer yang tidak menggambarkan obyek dalam dunia asli, tetapi menggunakan warna dan bentuk dalam cara non-representasional. Aliran seni yang mencuat sejak 1910 itu mengalami kejayaan sehabis perang dunia II atau tahun 1940-an. Kota Paris menjadi pusat perkembangan pertama seni Lukisan Abstrak tersebut. Hal itu berkat kerja keras dan kesungguhan seniman imigran Belanda, Rusia dan Jerman yang menghasilkan karya-karya bermutu. Mereka akhirnya mampu menaklukkan Eropa dan seluruh dunia barat, termasuk Amerika Utara.

Seni abstrak dalam seni lukis ialah seni yang berusaha mengambil obyek yang berasal dari dunia batin. Obyek itu bisa fantasi, imajinasi dan mungkin juga intuisi para seniman. Karena timbul dari dalam batin. Dalam seni abstrak terbagi dua katagori besar yaitu,

1. Abstrak Ekspresionisme

2. Abstrak Geometris

Sumber: http://www.abstract-art.com/abstraction, http://randomknowledge.wordpress.com, Dan wikipedia

Dadaisme

Nama dadaisme diambil dari kata dada yang berarti kuda kayu mainan.

Dadaisme lahir karena berkecamuknya Perang Dunia I. Sifatnya dikatakan anti seni, anti perasaan dan cenderung merefleksi kekasaran dan kekerasan. Karyanya aneh seperti misalnya mengkopy lukisan Monalisa lalu diberi kumis, tempat kencing diberi judul dan dipamerkan. Dilakukan juga metode kolase seperti misalnya kayu dan rongsokan barang-barang bekas.

Tokoh-tokoh aliran ini : Juan Gross, Max Ernst, Hans Arp, Marcel Duchamp dan Picabia.

http://agungfineart.multiply.com/journal/item/4, http://ainanott.edublogs.org/2008/04/22/electracy, dan wikipedia

MAY DAY

sekarang hari buruh nih...macet dah pada demo... ternyata diambil dari demo buruh berdarah terbesar Haymarket di Chicago, di amerika!!! bukan blok komunis. 1 Mei 1886.... 350.000 buruh demo berdarah. pemimpinnya 8 digantung semua..